Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/wartatan/public_html/beritatangerang.com/wp-includes/functions.php on line 6131
Pemkot Tangsel Kucurkan Rp100 Miliar untuk Penanganan Covid-19 dan PSBB | Beritatangerang.com

Pemkot Tangsel Kucurkan Rp100 Miliar untuk Penanganan Covid-19 dan PSBB

Beritatangerang.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengucurkan anggaran Rp100 miliar lebih untuk penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Anggaran ini termasuk persiapan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sampai hari ini sudah kita lakukan pergeseran anggaran kurang lebih Rp100 Miliar, dan PSBB termasuk,” ujar Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany di Balaikota Tangsel, Ciputat, Kamis (9/4/2020).

Airin menambahkan, ada tiga indikator yang dilakukan dalam penerapan PSBB, yaitu bidang kesehatan, jaringan pengamanan sosial dan keamanan serta distribusi barang dan lainnya.

“Hal tersebut telah kita rumuskan bersama-sama. Alhamdulillah Pak Gubernur DKI akan berbagi pengalaman karena besok memutuskan dan akan beroperasi itu bisa menjadi satu kesatuan. Tidak mungkin kan kita berbeda dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Anggaran tersebut, kata Airin, masih terus bergerak sampai sekarang dan tak menutup kemungkinan akan bertambah.

“Ini APBD Tangsel, di luar bantuan dari yang Pak Presiden lakukan. Saya belum tau Provinsi Banten mau ngasih berapa saya blm tau. Jaid itu, untuk disamping jaringan pengamanan sosial, kesehatan dan kemanan serta hal lainnya yang terkait. Termasuk dengan PSBB,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Pemkot Tangsel sudah melakukan koordinasi dengan Gubernur Banten, Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah penyangga DKI Jakarta.

Harapannya, dengan menerapkan PSBB se-Jabodetabek bisa segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (plp)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *