Tokoh Masyarakat Sumbagsel se-Banten Dirikan Organisasi Masyarakat Sriwijaya Banten Bersatu

Beritatangerang.com- Para tokoh masyarakat asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) se-Banten sepakat membentuk organisasi Masyarakat Sriwijaya Banten Bersatu, Minggu (28/7/2024) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Organisasi ini mewadahi masyarakat dari Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi dan Bangka Belitung, yang berdomisili di Banten.

Dalam acara ini hadir para tokoh asal daerah tersebut dari berbagai profesi. Dari Kalangan Akademisi, Tokoh Agama, Pengusaha, Tokoh Pemuda, wartawan, Tokoh Organisasi dan lainnya. Secara aklamasi mereka memilih dan menetapkan Pengurus Organisasi. Terpilih sebagai Ketua Umum Ahmad Himawan, Sekretaris Umum Zuhair Husni dan Dela sebagai Bendahara Umum.

Menurut Ahmad Himawan yang juga sebagai Direktur YKMI (Yayasan Konsumen Muslim Indonesia), dalam waktu dekat ini akan menyusun kepengurusan organisasi secara lengkap dan membuat Badan Hukumnya, serta secara maraton akan diadakan Rapat Kerja untuk menyusun program kerja.

“Menyangkut program kerja kita akan buat program kerja yang strategis dan aplikatif baik untuk disumbangkan kepada pemerintah daerah maupun untuk para anggota”, katanya secara global. Banyak para mahasiswa asal lima provinsi dalam Sumbagsel di daerah Banten yang perlu bantuan dan bimbingan dari para tokoh kita yang telah berhasil. Mereka akan kita persiapkan juga sebagai generasi emas untuk Indonesia mendatang,” katanya, dalam keterangan yang diterima.

Suasana pertemuan para tokoh Sumbagsel di Banten. Foto: Ist

Sementara itu, Tommy Patria sebagai Pembina dalam struktur pengurus mengatakan potensi masyarakat Sumbagsel di Banten tidak perlu diragukan. Selama ini para tokoh ini banyak bermain di tingkat nasional.

“Maka sekarang sudah sa’atnya bermain di tingkat lokal, provinsi, kota dan kabupaten dalam wilayah Banten,” tandas tokoh muda yang aktif di Pemkot Tangsel ini.

“Wilayah Banten, Kota Tangsel dan lainnya, tidak kalah menaplp dan penuh tantangan dalam pembangunan. Pemikiran dan sumbang saran atau partisipasi aktif dari masyarakat asal Sumbagsel sangat diperlukan”, tambahnya.

M. Syarman H Tjik, tokoh masyarakat asal Sumbagsel dan juga tokoh Tangsel mengatakan masyarakat Sumbagsel sudah lama ikut andil dalam pembangunan di Banten, terutama di Tangsel. “Hanya saja masih bersifat personal dari kita masing-masing. Sekarang kita permanenkan dalam Organisasi Masyarakat Sriwijaya Banten Bersatu, agar lebih terorganisir, terakomodir dan mencapai sasaran yang lebih maksimal,” kata tokoh yang pernah menjadi Pengurus KNPI Ciputat di era masih menginduk ke Kabupaten Tangerang. (red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *