Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkolaborasi dengan Karang Taruna Kelurahan Bambu Apus menggelar pelatihan literasi digital dan kreativitas konten bagi generasi muda di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pondok Aren, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil aspirasi yang diajukan Karang Taruna Kelurahan Bambu Apus dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun lalu.
Pelatihan tersebut difokuskan pada pengembangan keterampilan peserta di bidang konten digital, pemasaran kreatif hingga pembuatan konten untuk berbagai platform media sosial.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Muchlis Sahlan, mengajak para peserta pelatihan literasi digital dan pembuatan konten untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pelatihan gratis seperti ini harus menjadi bekal ilmu yang memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak muda.
“Ini adalah ajang menambah keilmuan yang manfaatnya bisa dirasakan ke depan. Jangan disia-siakan hanya karena pelatihannya gratis. Justru harus diikuti dengan antusias yang tinggi sampai selesai,” ujar Muchlis.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Karang Taruna, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan DPRD Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kapasitas generasi muda.
Menurutnya, karakter anak muda harus identik dengan kreativitas dan inovasi. Karena itu, peserta diminta tidak berhenti di tengah jalan dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal.
“Anak muda harus lekat dengan kreativitas dan inovasi. Ikuti pelatihan ini sampai selesai, jangan belajar setengah-setengah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Wanto Sugito, mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Karang Taruna dalam menghadirkan pelatihan yang dinilai mampu meningkatkan kompetensi generasi muda di era digital.
Menurut Wanto, para peserta merupakan generasi yang beruntung karena mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai literasi digital dan teknik pembuatan konten.
“Teman-teman sangat beruntung mendapatkan pelatihan literasi digital dan pembuatan konten seperti ini. Saya mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangsel dan Karang Taruna dalam meningkatkan kemampuan anak muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan digital tidak dapat dihindari sehingga setiap orang perlu memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.
“Semua sekarang tidak bisa lepas dari digital. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakan internet secara bijak dan memahami teknologi digital sebagai bekal di masa depan,” jelasnya.
Wanto juga mendorong peserta untuk mempelajari secara serius teknis menjadi kreator konten karena keterampilan tersebut memiliki peluang besar untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.
“Kalau memahami teknis menjadi content creator, Insyaallah akan sukses karena ilmunya sangat bermanfaat. Bahkan, kemampuan ini juga bisa menjadi peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Wanto mengusulkan agar seluruh peserta tergabung dalam sebuah grup komunikasi sebagai wadah monitoring dan evaluasi, sehingga ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan dan menghasilkan output yang nyata.




