Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026 resmi dibuka di Stadion Geger Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (11/6/2026).
Pembukaan ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Banten tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan dihadiri para kepala daerah se-Banten, termasuk Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang hadir memberikan dukungan kepada ratusan atlet pelajar Kota Tangerang Selatan yang berlaga pada kompetisi tersebut.
Benyamin mengatakan, keikutsertaan atlet pelajar Tangerang Selatan dalam POPDA dan PEPARPEDA tidak hanya bertujuan meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing.
“Dua ajang bergengsi ini merupakan momentum penting bagi para atlet untuk mengembangkan potensi mereka, mengasah kemampuan, dan membangun mental juara sejak usia dini. Kami berharap atlet-atlet Tangerang Selatan dapat bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan yang terbaik untuk daerah,” ujar Benyamin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah menjalani proses pembinaan serta persiapan panjang sebelum mengikuti POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten.
“Kemenangan tentu menjadi harapan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana para atlet mampu menunjukkan karakter yang baik, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal berharga bagi mereka, baik di dunia olahraga maupun dalam kehidupan ke depan,” katanya.
Sebanyak 2.429 atlet pelajar dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet menuju ajang olahraga tingkat nasional.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali, melainkan sarana pembentukan karakter sekaligus pencarian talenta olahraga masa depan Provinsi Banten.
“Semoga POPDA dan PEPARPEDA Tahun 2026 berjalan dengan baik, menghasilkan prestasi, dan melahirkan atlet-atlet yang mampu mewakili Provinsi Banten pada POPNAS Tahun 2027,” ujarnya.
Menurut Andra, para atlet yang berlaga pada POPDA XII dan PEPARPEDA IX merupakan calon-calon atlet masa depan Banten yang diproyeksikan tampil pada berbagai ajang nasional mendatang, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2027 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Bahkan, mereka juga diharapkan menjadi bagian dari kekuatan olahraga Banten saat provinsi tersebut menjadi tuan rumah bersama Lampung pada PON XXIII Tahun 2032.
Oleh karena itu, Andra menekankan bahwa bakat saja tidak cukup untuk menjadi atlet berprestasi. Dibutuhkan komitmen, disiplin, sportivitas, dan konsistensi dalam berlatih untuk mencapai prestasi di level yang lebih tinggi.
“Ajang ini bukan sekadar arena kompetisi untuk meraih medali dan prestasi. Lebih dari itu, POPDA merupakan wahana pembentukan atlet talenta muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat juang yang tinggi. Bakat saja tidak cukup untuk menjadi atlet berprestasi. Diperlukan komitmen, disiplin, sportivitas, dan semangat berlatih yang kuat,” jelasnya.





