Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semarak tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang pada Selasa (29/09/2026).
Peringatan HKG PKK Ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Melaksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Momentum tahunan ini menjadi sarana penting bagi seluruh jajaran penggerak PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga Dasa Wisma, untuk menyatukan langkah dan memperkuat peran PKK di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara HKG PKK yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, hingga para kader. Ia menekankan pesan penting, baik dari Bupati Tangerang maupun Ketua TP PKK Provinsi Banten, agar seluruh elemen pandai berkolaborasi dalam memajukan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
“Kita harus pandai-pandai berkolaborasi dalam meningkatkan dan memajukan kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat, khususnya program-program PKK yang ada kaitannya dengan Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Ny. Hj. Rismawati.
Ia menjelaskan, melalui penguatan program pokok tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan berbasis keluarga. Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara penggerak PKK dengan perangkat pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Saya bersyukur dan sangat mengapresiasi seluruh kecamatan dan tim penggerak PKK yang telah bekerja luar biasa dan berhasil melaksanakan 10 Program Pokok PKK tersebut dengan baik. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai ajang untuk mempererat kebersamaan dan meneguhkan semangat pengabdian. Kehadiran PKK harus menjadi solusi nyata dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, agar Kabupaten Tangerang semakin maju dan gemilang,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ny. Tinawati Andra Soni, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh kader PKK di Kabupaten Tangerang. Beliau menegaskan bahwa kader PKK, hingga ke tingkat Dasa Wisma, merupakan ujung tombak pelaksanaan program-program PKK, baik dari pusat maupun daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK, sebagai unit terkecil pemerintahan, dengan pemerintah daerah dalam membangun desa dan wilayah, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini adalah upaya kita bersama membangun dari desa. Bagaimana membangun suatu wilayah harus berkolaborasi, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Kami berharap semangat dari peringatan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi pendorong bagi gerakan PKK di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.
Puncak peringatan semakin meriah dengan disuguhkannya berbagai penampilan hiburan yang melibatkan kader dari berbagai wilayah. Rangkaian hiburan tersebut meliputi Tari dan Lagu dari para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tangerang, Paduan Suara Dasa Wisma (Kecamatan Mauk), Edukasi Senam Tangerang Gemilang (Kecamatan Balaraja), Jingle Gelari Pelangi (Kecamatan Jambe), Parade Fashion Show Kreasi Batik se-Kabupaten Tangerang, serta penampilan Gerak dan Lagu GKSTTB (Kecamatan Legok).
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja para kader, acara ini juga dirangkaikan dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi para Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK. Penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba, di antaranya Lomba Tertib Administrasi dan Dasa Wisma, Lomba PAAREDI (Pokja I), Lomba Gelari Pelangi dan Kampung Mandiri (Pokja II), Lomba AKU HATINYA PKK (Pokja III), serta Lomba GKSTTB (Pokja IV). Turut diserahkan pula penghargaan untuk Lomba Posyandu 6 SPM tingkat Kabupaten Tangerang, serta penganugerahan piala Juara Umum yang terbagi dalam Kategori Mandiri dan Kategori Maju Berkembang.




