Tangsel

PSBB di Tangsel Tidak Atur Sanksi Pidana

Beritatangerang.com- Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) yang diterapkan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak memberlakukan soal sanksi pidana.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan poin-poin dalam Peraturan Walikota Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan Covid-19 sebagian besar mengadopsi DKI Jakarta yang terlebih dulu menerapkan.

“Mendisiplinkan bukan berarti menghukum orang seberat-beratnya, tapi menimbulkan kesadaran orang untuk sadar cuci tangan dan pakai masker,” ujarnya di Balaikota Tangsel, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, saat rapat koordinasi dengan pimpinan TNI/Polri serta kejaksaan dirinya mengusulkan agar apakah mungkin sanksi administratif.

“Misalnya kalau di perwal mengacu pada peraturan yang berlaku tapi menimbangnya dimasukkan perda tentang ketertiban umum. Sehingga ada sanksi moral dan sosial,” jelasnya.

Diketahui, DKI Jakarta membeplpan sanksi di Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 dapat dikenakan sanksi 1 tahun atau denda Rp100 juta kepada setiap pelanggar. (plp)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button